Kamis, 09 Maret 2017

Puskesmas Kebon Jeruk

Belakangan ini mata saya agak bermasalah, mungkin minus atau silinder. Saya memutuskan untuk mengecek kondisi mata saya di Puskesmas Kebon Jeruk. Puskesmas Kebon Jeruk berada di jantung Kecamatan Kebon Jeruk sebab semua fasilitas umum berada di kawasan ini. 

Polsek dan Kantor Kecamatan Kebon Jeruk
Saya memilih puskesmas tersebut karena membaca blog ini  http://ron-motz.blogspot.co.id/2009/08/pengalaman-berobat-ke-puskesmas-kebon.html

Kenapa tidak mengecek ke optik?

Karena saya selalu mikir optik itu jualan kacamata bukan dokter mata. Ya sebenarnya ini cuma saya yang terlalu parno aja sih hehee

Ini bukan pertama kalinya saya ke puskesmas Kebon Jeruk. Sekitar dua tahun yang lalu saya juga kesini untuk meminta surat keterangan sehat sebagai prasyarat kegiatan yang akan saya ikuti. Tapi meskipun sudah pernah kesini tetap saja saya bingung.

Di depan pintu masuk puskesmas berdiri satpam yang siaga membantu pengunjung. Saya ditanya mau berobat apa, saya jawab "mau ngecek mata Pak". Tapi ternyata poli mata sudah tidak ada dan saya disarankan untuk menuju ke poli umum. Berhubung saya nggak paham sama masalah beginian, akhirnya saya ngikutin kata si Bapak saja.

Struk Pembayaran, cuma 2000!!!
Setelah membayar di loket dan mengantri giliran untuk bagian poli umum, ternyata disini sama sekali tidak bisa perikasa mata. Yah kecewa deh gue....

Gak kecewa banget sih sebenarnya. Saya sempat mengobrol dengan tenaga medis yang mengecek tensi darah saya. Dia bilang katanya dulu memang ada poli mata dll (saya lupa apa aja), tapi sudah ditutup.

Katanya hal itu dikarenakan Puskesmas Kebon Jeruk sering dianggap rumah sakit, karena fasilitas kesehatannya yang bisa dibilang cukup lengkap dan kualitasnya sebanding dengan rumah sakit. Oleh karena itu beberapa poli akhirnya ditutup oleh dinas atau apalah, saya kurang tau untuk kewenangan ini.

Terus mendadak saya bingung.....

Emang apa salahnya kalo puskesmas punya fasilitas kesehatan yg lengkap? Bukannya bagus? Dari segi harga pun puskesmas jauh lebih menjangkau semua lapisan masyarakat bukan? Kok ya fasilitas yg udah baik malah dikurangin. Heran.

Sebenarnya pihak Puskesmas sudah mengajukan diri untuk menjadi Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK) tapi katanya belum disetujui karena lahan parkir yang terbatas. Lah lah lah..... Masa gitu????? Alasan yang agak konyol sih buat saya.

Saya sempat berkeliling sebentar untuk mengambil beberapa gambar kondisi puskesmas 3 lantai ini.

loket pembayaran



Poli Manula di lantai 1


disediakan kursi roda bagi para pasien


Walaupun saya batal periksa mata, tapi jalan-jalan kecil hari ini ternyata cukup menyenangkan juga. Semoga saja semua puskesmas yanga ada di Indonesia dapat sebaik ini.

Sekian. 

website puskesmas kebon jeruk : http://www.puskesmaskebonjeruk.com/

2 komentar:

  1. Maaf mba trus mba periksa matanya dmn?

    BalasHapus
  2. Mba periksa matanya dimana setelah dipuskesmas ga ada poli mata

    BalasHapus

Seindahnya Mawar, Ia Tetap Berduri

https://diannovitaelfrida.files.wordpress.com/2012/08/rose-with-thorn.jpg Beberapa minggu lalu seperti biasanya saya melewati jalan Ra...